Iklan

Thursday, August 27, 2009

Tasbih mengandung Dhamma

Ditulis oleh : Master Tjung teck
Adapun tasbih ini milik Tjung teck sendiri sebagai bahan penelitian dan percobaan dalam ilmu Metafisika dan Meditasi.

Tasbih ini di beli di negara Thailand yang merupakan tasbih yang di pergunakan untuk membaca Paritta suci tetentu sebagai teman untuk melatih diri dari hal untuk berdoa setiap hari dan itu pun dapat dilihat dengan banyak sekali di jumpai tasbih seperti ini yang dijual di sofenir-sofenir yang terbentang di tempat-tempat parwisata di Thailand itu,akan tetapi ini di beli untuk sekedar sebagai teman dikala melatih diri di hutan dan doa-doa khusus dapat di bacakan setiap melaksanakan sprituality dan Meditasi,jadi takbis ini jangan dilihat masalah harga yang dijual di toko-toko tempat penjaja sofenir itu,akan tetapi manfaat yang di pakai setiap hari dimana setiap ritual dan kebersamaan dari pemakai dan tasbih yang mengikutinya atau dibawak dimana pun pergi,kemudian tasbih ini sejak awal ke Thailand sudah ada terlihat di tempat-tempat toko penjualan sofenir itu,dan yang ini mungkin menjadi milik saya dan jodoh saya untuk dipakai dimana pun saya berada,Adapun semua yang hampir mirip dan sama itu tidak dipersoalkan akan tetapi jodoh dan pemakinnya apa sebentar atau lama selama tasbih ini bersamanya dimana pun berada.

Masalah mengandung kekuatan berada pada selama di pakai dan beberapa lama dipakai dan selama pakai doa dan Dhamma dibacakan belapa lama dan selama pemakaian berapa lama dan setiap membacakan doa atau Dhamma selama itu juga energy dari tangan yang di salurkan ketasbih dari setiap ion negatip dan ion positip dan doa-doa yang dibacakan berapa lama dan berapa banyak,sehingga tasbih tersebut dapat dikatakan mengandung kekuatan energy negatip dan energy positip yang tersimpan didalamnya yang di salurkan setiap kali melantunkan doa dan Dhamma itu,namun setelah dipakai selama tasbih bersamanya maka sedikit demi sedikit energy ion negatip dan energy ion positip dapat terisi kedalam setiap buah atau biji tasbih itu,tetapi ada juga belum tentu bisa di isi kalau pengunanya jarang memakainnya dan doa-doa dan Dhamma yang terkandung di dalamnya berkurang tapi bukan tidak ada cuman kadar pemakainya dan energy yang terkandung di dalamnya banyak atau sedikit cuman itu dan hal lainya yang secara mata kasa bisa dilihat dan tidak bisa dilihat oleh kasa mata itu,Banyak yang bisa dilihat kalau tasbih yang dipakai cukup lama oleh seeorang kadang-kadang mengandung kekuataan energy yang bisa memantulkan cahaya yang berasal dari setiap bijik tasbih itu,yang seperti batu bateri yang diisi oleh energy listrik tegangan tertentu dan selama baterai itu masih ada energy selama itu juga dapat megeluarkan cahaya yang terkandung di dalamnya itu ciri-cirinya,akan tetapi masih banyak lagi yang terkandung di dalamnya apa bila setiap induvidu atau orang yang membawaknya selama tasbih itu bersamanya,tentunya Doa dan Dhamma yang dipergunakan tidak sama dengan orang memakainya takbis masing-masing,Apa sebabnya karena setiap manusia mempunyai sifat,prilaku,moral,tingka-laku dan sebagainya berbeda pula satu sama yang lainnya,jadi setiap takbis energy yang terkandung di dalamnya juga berbeda satu sama yang lain baik energy dari ion negatip dan ion positip dari tubuh manusia seperti tangan, doa dan Dhamma yang disalurkan dan terisi terkandung di dalamnya itu, jadi kalau tasbis yang mengandung energy yang besar maka juga lama yang dipakai oleh pemakinya juga besar selama pemakinya dan pemilik memakainya itu.

Friday, July 10, 2009

Berada di Thailand dan melihat Tample


Banyak kegiatan yang bisa dilakukan disaat berada di negara Thailand dan berkunjung sprituality di setiap objeck yang dianggap sebagai tempat ritual dari Ajaran sang buddha itu,namun bisa juga dilihat berupa semua apa yang ada berhujud candi-candi dan tempat yang keramat sebagai tempat ritual pada jaman dahulu dan sekarang dapat dilihat dengan nyata dan peninggalan dari setiap candi-candi dan patung-patung buddha sampai dengan bisa dilihat patung buddha yang di apit oleh pohon bodhi yang di katakan dari setiap orang atau mitos setempat mengatakan bhawa kalau patung buddha itu kalau suatu hari akan ditutupi oleh pohon itu maka ajaran Buddha akan turut puna katanya begitu rupanya percaya atau tidak itu merupakan hal yang perlu di buktikan iyah atau tidak,jadi ini lebih jauh yang paling penting ajaran sang Buddha selalu di hati nurani kehidupan setiap umat manusia yang mempelajari agamanya dan penganutnya,sehingga setiap melihat kehidupan sprituality dari agama Buddha setiap negara berbeda-beda kalau di negara Thailand banyak yang bisa dilihat berupa ritual dan peninggalan dari hasil ritual itu berupa candi-candi,stupa dan vihara atau tample beserta dengan tempat ritual kremasi orang yang telah meninggal dunia,seperti kalau melihat setiap vihara atau tample di Thailand bisa di lihat setiap vihara pasti terdapat tempat kremasi atau sering di sebut oleh orang Thailand salamin dan kalau ingin melihat kuburan orang Thailand tidak ada sama sekali,cuman ada bisa lihat berbentuk kendi atau pot kecil yang berbentuk abuh kremasi dan di letakan di depan pekarang rumah yang berbentuk rumah kecil di dalam pekarangan rumah itu,sampai kalau bisa juga melihat abuh kremasi yang diletakkan di setiap depan vihara atau tample yang berbentuk candi atau setupa yang itu katanya kalangan yang berada dan sahabat vihara dan kerabat vihara seperti para bhikkhu dan umat vihara,sedangkan kalau yang di pagar pintu vihara atau tample itu juga tempat rumah abuh yang di letakan di tempat pagar vihara yang berbentuk disain seperti hiyasan pagar tetapi bukan malah "merupakan tempat abuh yang berbentuk rumah kecil di sepanjang pagar vihara,kalau di indonesia kuburan sangat banyak dan abuh kremasi banyak juga terdapat di stupa-stupa kremasi yang ada vihara itu.

Monday, March 16, 2009

Arcah sang Buddha dan kunjungan


Buddha tidur ini sangat panjang dan didalam terdapat ritual dari sprituality yang cukup lama terdapa didalamnya itu berupa bentuk bangunan yang besar dan patung rupa yang besar dan cukup lama dibuat oleh rakyat Thailand yang tentunya dari umat Buddha dari Thailand itu sendiri,sehingga dapat di lihat berupa ritual yang besar dan sprituality yang banyak dari umat dan besar akan kekuatan didalam sprituality itu sendiri.jadi banyak yang dapat di ceritakan berrupa bentuk patung rupa yang besar dana bentuk sprituality yang besar juga dari setiap sisi kehidupan umat Buddha itu.

Candi dan benda Alam



ini merupakan suatu kunjugan di candi dengan teman-teman yang pada waktu itu mulai dengan perjalanan sprituality dari kegitaan akan kehidupan sprituality dari itu,seperti halnya dengan kunjungan kecandi di Thailand itu dengan melihat bermacam-macam bentuk sprituality dari jalam lampau dan jaman sekarang ini,akan tetapi ini merupakan suatu hujud kepercayaan akan diri sendiri yang benar dan bedasarkan kebenaran yang ada pada saat itu juga,jadi didalam setiap kehidupan apa yang terjadi itu merupakan hal yang baik dan melihat apa dari bentuk Alam yang dari setiap negara tentuya berbeda-beda dari semua sudut pandangan yang ada itu sampai dengan melihat bentuk Alam yang ada dengan beraneka ragam bentuk hujud Alam baik yang diciptakan oleh Alam itu sendiri tentunya Maha pencipta Tuhan Yang Maha Esa itu sampai dengan Alam ciptaan manusia itu dengan berragam bentuk asitek bentuk banguanan masa lampau dan bentuk bangunan masa akan datang yang berhujud dengan candi-candi atau tample yang ada pada saat itu juga,dengan demikian halnya bentuk baik batu -batuan yang ada merupakan ritual dari sprituality dan Metafisika merupakan bentuk benda apa saja yang menyangkut alam semesta ini dan ritual atau sprituality,seperti halnya candi-candi,tample,dan sampai arcah sang buddha itu sendiri.

Sprituality merupakan dengan Arcah sang buddha itu yang merupakan rupang yang di puja dengan hormat kepada sang Buddha dan ritual dari sprituality itu sendiri terlaksana dengan baik dan dapat dilaksanakan dengan kehidupan ritual di depan altar arcah sang buddha itu,seperti halnya dengan memperingati hari besar Agama Buddha berupa hari waisak tiga pristiwa dalam agama buddha itu berupa hari kelahiran sang Buddha,hari pencapaian penerangan sempurna atau pencerahan sempurna di bawah pohon bodhi,dan pristiwa parinibananya sang buddha di bawah pohon sala kembar itu.semua di bulan waisak dan sampai dengan hari besar agama buddha itu,kemudian ritual dan sprituality itu dapat dilihat dan dipraktekan secara langsung dimana ada patung rupa atau arcah sang buddha itu.

Sedangkan Meditasi merupakan hujud dari setiap praktisi yang membutukan pencapaian pencerahan berkat dari usahanya sendiri,seperti halnya dengan sang Buddha yang mencapai penerangan sempurna dibawah pohon bodhi,Demikian halnya dengan praktisi dan umat Buddha yang ada pada saat itu dengan mulai memperlajari apa yang di ajarkan oleh sang Buddha itu sendiri dimana semua bentuk Meditasi dapat dipraktekan dengan baik dan dapat mempelajarinya dengan baik,akan tetapai itu merupakan hal yang patut dilaksanakan dimana manusia dari setiap sisi kehidupan itu mulai beraksi dan reaksi dari semua alam semesta ini,baik dalam bentuk apa saja yang mempunyai satu kekuatan didalam ritual sprituality itu,tentunya berupa Meditasi yang sempurna dimana dapat dilakukan dimana saja.